/ /* KEFIR dan KELUARGA KEFIR JOGJA: Kefir Bening Efektif Obati Diabetes

Bahan baku Kefir - dari susu segar murni produksi Fakultas Peternakan UGM
Ingin menjadi agen? Ada penawaran menarik menanti ANDA
NEW COLOSTRUM ANTI AGING PROMO
Info 081327936367 pin BB 28D7DA24
Rek. BCA 4450667370 / Mandiri 1370004637787 a/n Djoko Hardoyo
A CUP OF KEFIR A DAY, KEEPS THE DOCTOR AWAY ... bye bye doc
........ Selamat tinggal dokter, hanya dengan segelas kefir sehari ........

atasi sakit gula - maag - impotensi dan lain-lain ... PROMO : Kefir Susu Kambing - Enak Lezat dan Tidak Prengus Rp 40.000 / 500 mlEnglish Version

Selasa, 19 Januari 2010

Kefir Bening Efektif Obati Diabetes

PENYAKIT kencing manis atau diabetes merupakan penyakit yang sangat ditakuti saat ini. Diabetes kebanyakan diderita oleh usia lanjut, tetapi usia di bawah 40 tahun ada pula yang bisa terkena. Saya dinyatakan diabetes secara medis sejak 1987. Saat itu belum terasa dampaknya dan masih aktif kerja sebagai PNS. Puncak penderitaan sekira tahun 1996, kadar gula saya 300 lebih, saya hanya menggunakan pengobatan medis dan belum menampakkan hasil. Fisik terasa lemah, wajah pucat, bahkan berat badan turun, yang semula 60 kg menjadi 45 kg. Saya selalu mengikuti berita dari media yang memuat berbagai hal yang berhubungan dengan kesehatan. Sebagai seorang Muslim kita diwajibkan untuk berikhtiar untuk kesembuhan, pengobatan alternatif sudah saya coba, mulai dari pijat, jamu godogan, obat dari MLM, dan obat dari luar negeri.

Saya pernah mencoba minum salah satu obat. Pada mulanya, kadar gula bisa turun, tetapi lama-lama naik lagi. Saya coba ramuan dari Cina, bisa turun, tetapi hanya sedikit. Pada 27 Juli 2003, saya baca surat pembaca "PR" mengenai kefir bening, kemudian saya kliping. Akhirnya saya coba beli dan minum selama 10 hari, di badan rasanya enak dan rasanya seperti bertenaga lagi. Kadar gula yang semula 311, alhamdulillah turun menjadi 157, dan berat badan saya mulai naik lagi (terlampir bukti hasil pemeriksaan laboratorium).

Sampai sekarang saya terus mengonsumsi kefir bening. Hasil tes laboratorium menunjukkan gula darah saya sekarang cukup stabil. Saya ucapkan terima kasih pada redaksi karena memuat informasi tersebut sehingga sekarang saya jadi lebih sehat.


H. Suratma
Lingk. Cipadung RT 2 RW 6
Kab. Sumedang



Sehat Kembali

Beberapa waktu lalu saya baca mengenai kencing manis yang ditulis Sdr Ciptono, Batang dan sembuh setelah minum kefir bening. Demikian juga yang dialami paman saya di Sumedang, secara medis dinyatakan terkena diabetes sejak tahun 1987 dan puncak penderitaan terjadi tahun 1996 dengan kadar gula 300 mg/dl.

Ketika itu beliau hanya menggunakan pengobatan medis dan belum menampakkan hasil fisik terasa lemah, wajah pucat, bahkan berat badan turun, semula 60 kg menjadi 45 kg. Berbagai macam pengobatan telah dicoba mulai dari pijat, jamu godokan, obat dari luar negeri. Kemudian beliau mendapat informasi dari koran mengenai diabetes dan kefirbening. Akhirnya dicoba 10 botol, di badan terasa enak dan bertenaga lagi. Begitu pula kadar gula yang semula 311 mg/dl turun menjadi 157 mg/dl dan berat badan naik lagi. Hasil lab terakhir gula darah 123 mg/dl.

Sampai sekarang terus mengonsumsi. Beliau sekarang bisa melakukan aktivitasnya sebagai dosen dengan tenang. Kesembuhan dari diabetes identik dengan pola hidup yang disiplin. Semoga pengalaman keluarga kami bermanfaat bagi sesama.

Maryono
Jl S Parman 890 Rt 5/Rw 3 Kampung Baru, Purwokerto



Benar, Kefir Meringankan Diabetes

MEMBACA Surat Pembaca dari Sdr. Kasmadi ("Pikiran Rakyat" 24 Oktober 2004) saya perlu menguraikan pengalaman saya tentang diabetes.

Saya adalah pengajar di Program Studi Teknik Industri Universitas Islam Bandung. Saya mulai menderita diabetes sejak tahun 2002, dan komplikasinya membuat penglihatan saya terganggu sehingga saya tidak bisa mengajar sejak bulan Februari 2003.

Setelah mendengar tentang kefir, saya menghubungi pembuat/peneliti kefir, yang kemudian datang ke rumah saya pada bulan April 2004. Setelah melihat kondisi saya (yang tidak dapat mengenali orang dari jarak 1 meter), saya dianjurkan untuk meminum kefir utama (berwarna putih dan kental, dengan rasa seperti yoghurt) dan kefir bening. Dalam sehari saya mengonsumsi 3 gelas kefir utama dan 2 gelas kefir bening selama kurang lebih satu bulan.

Pelan-pelan kondisi tubuh saya membaik, seiring dengan penglihatan saya juga makin jelas. Tiga bulan setelah mengonsumsi kefir, saya sudah dapat membaca dengan kacamata plus 4, dan sudah dapat mengendarai mobil lagi, serta kembali mengajar di Unsiba sejak Agustus 2004. Saat ini saya mengonsumsi 2 gelas kefir utama dan 1 gelas kefir bening sehari.

Berdasarkan keterangan yang saya terima, hal penting tentang kefir:
1. Kefir adalah pangan probiotik, yaitu susu murni yang difermentasi dengan kefir grains, yang berfungsi sebagai sumber gizi yang lengkap, dan membantu terjadinya metabolisme tubuh secara baik.
2. Kefir bening adalah bagian dari kefir yang sebagian komponen probiotik, dan komponen lain yang tidak larut dikeluarkan. Kefir ini sangat cepat diserap oleh tubuh dan sangat mudah masuk dalam proses metabolisme.
3. Pada prinsipnya kefir adalah makanan, namun juga memiliki khasiat penyembuhan.

Ir. Dadang Suchyar
Gg. Pelita No. 405/187B
Cijerah Bandung

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar